Latihan listening bahasa Inggris
Mendengarkan bahasa Inggris berjam-jam tidak otomatis membuatmu lebih paham. Yang paling membantu adalah tahu persis di mana kamu tersangkut: kata yang belum kamu kenal, atau kata yang sudah kamu kenal tapi tidak kamu kenali saat diucapkan. Dengan audio di level yang tepat dan sedikit latihan setiap hari, telingamu berkembang lebih cepat.
Pilih audio di levelmu
Audio yang tepat adalah yang inti isinya kamu pahami, tapi beberapa bagiannya perlu diulang. Kalau hampir tidak ada yang kamu tangkap, turun satu level; kalau semuanya bisa kamu tulis di percobaan pertama, naik satu level.
Rutinitas 10 menit
- Dengarkan sekali tanpa membaca: siapa yang berbicara, dan tentang apa?
- Dengarkan kalimat demi kalimat dan tulis. Kalau tidak yakin, biarkan kosong.
- Bandingkan dengan teks aslinya: kata mana yang hilang atau salah?
- Cari penyebabnya: kata baru, kata yang dikenal tapi tidak terdengar, atau salah ejaan.
- Dengarkan lagi bagian yang salah, ucapkan kalimatnya, lalu dengarkan sekali lagi tanpa teks.
Kesalahan yang sering dibuat orang Indonesia
- Akhiran -s dan -ed tidak terdengar: he works, she played, two weeks. Bahasa Indonesia tidak punya akhiran ini, jadi telinga melewatinya. Padahal itu yang membedakan present tense dan past tense yang kamu pelajari di sekolah.
- Konsonan di akhir kata menumpuk: asked, months, texts. Dalam bahasa Indonesia, kata jarang diakhiri dua atau tiga konsonan.
- Kata-kecil hilang: to, of, the, a, and diucapkan sangat lemah, mirip bunyi “e” pada kata “senang”.
- Kata yang menyambung: an apple terdengar seperti “anapple”, pick it up seperti “pickitup”.
Pertanyaan tentang listening
Berapa lama sampai bisa paham bahasa Inggris lisan?
Tergantung level dan seberapa sering kamu berlatih. Dengan 10–15 menit setiap hari, kebanyakan orang merasakan perubahan dalam beberapa minggu.
Subtitle bahasa Inggris atau bahasa Indonesia?
Untuk melatih telinga, pakai subtitle bahasa Inggris, dan coba dengarkan dulu tanpa subtitle. Subtitle bahasa Indonesia membantu memahami cerita, tapi tidak melatih listening.
Kenapa aku bisa membaca bahasa Inggris tapi tidak paham saat mendengarnya?
Bahasa Inggris lisan itu cepat, dan kata-kata berubah saat menyambung: want to menjadi “wanna”, kata kecil hampir hilang. Membaca tidak melatih telinga untuk bunyi-bunyi itu; mendengar dan menulis melatihnya.