Belajar bahasa Inggris untuk pemula, dari nol
Memulai dari nol, atau dari pelajaran sekolah yang sudah lama terlupa, terasa berat: banyak kata, banyak aturan, dan orang di video berbicara terlalu cepat. Pemula tidak perlu menguasai semuanya sekaligus. Mulailah dengan kalimat pendek dan jelas, dengarkan berulang-ulang, dan tulis apa yang kamu dengar.
Dari mana mulai
- Pelajari kata-kata paling umum dulu: angka, hari, keluarga, makanan, kegiatan sehari-hari.
- Dengarkan kalimat pendek di level A1, diucapkan pelan dan jelas.
- Tulis setiap kalimat setelah mendengarnya, lalu periksa. Kesalahan menunjukkan apa yang perlu kamu dengar lagi.
- Ucapkan kalimatnya dengan keras setelah memeriksa.
- Kalau A1 terasa mudah, lanjut ke A2.
Kenapa bahasa Inggris sulit didengar oleh orang Indonesia
Bahasa Indonesia dibaca seperti ditulis; bahasa Inggris tidak. Kata yang kamu kenal di buku bisa terdengar asing saat diucapkan: knife tanpa k, Wednesday hampir tanpa d.
Bahasa Indonesia juga tidak punya akhiran -s untuk jamak atau -ed untuk masa lalu. Kita bilang “dua buku” dan “kemarin saya bekerja”, jadi telinga tidak terbiasa memperhatikan bunyi kecil di akhir kata seperti books atau worked. Bunyi-bunyi itu justru yang paling sering terlewat oleh pemula.
Kebiasaan 10 menit sehari
Untuk pemula, sedikit tapi rutin lebih penting dari apa pun. Mulai dengan kalimat hari ini, satu menit saja. Kalau sudah terbiasa, tambahkan satu dikte A1 setiap hari. Setelah beberapa minggu, kalimat yang dulu terdengar cepat akan terasa lebih jelas.
Pertanyaan pemula
Apakah aku bisa ikut dikte kalau benar-benar dari nol?
Kamu bisa mencoba kalimat A1 dengan kata-kata yang sudah kamu kenal, sambil mempelajari kosakata dasar. Kalau hampir semua kata dalam kalimat masih baru, pelajari kata-katanya dulu.
Perlukah belajar tenses dulu?
Tata bahasa dasar membantu, tapi kamu tidak perlu menghafal semua tenses sebelum mendengar. Dalam kalimat pendek, kamu akan melihat sendiri bagaimana tenses dipakai, dan mendengarnya membuat aturan itu lebih mudah diingat.
Apakah harus menerjemahkan setiap kalimat?
Di awal, menerjemahkan membantu memastikan kamu paham. Tapi dalam dikte kamu menulis kalimatnya dalam bahasa Inggris. Pelan-pelan, cobalah memahami kalimat yang sudah dikenal tanpa menerjemahkannya.